Longsor di Dusun Tiga Takengon Barat

KAMPUNG BARU | Entisitas hujan yang melanda kota Takengon terbilang tinggi dalam pekan ini. Guyuran hujan dan tidak adanya riol yang mengatur aliran air diperbatasan Takengon Barat dengan Aspol (Kuteni Reje) mengakibatkan terjadi longsor.

Longsor di Dusun Tiga Takengon Barat yang mengakibatkan dua rumah terkena dampak, merupakan longsor yang lama, namun karena belum ada perbaikan, saat musim penghujan ini semakin memperparah keadaan.

“Harus secepatnya diantisipasi, kita usahakan dalam waktu dekat diperbaiki. Kita sudah mengusulkan perbaikan ini ke Bedel,” sebut Rahmat Adlin, Kaur Ekonomi Pembangunan  Kampung Takengon Barat, Jumat (25/04/2025).

Menurut Amat panggilan akrabnya, pihaknya yang sudah mengecek lokasi longsor ini, sangat mengkhawatirkan longsor ini akan semakin melebar, Karena riol di bagian atas di kawasan Aspol tidak ada, sehingga air mengalir tidak terarah.

Air yang mengalir itu sudah pasti mencari tempat rendah, tentunya karena Aspol berada lebih tinggi, kawasan Dusun Tiga Takengon Barat yang terkena dampaknya.

“Keadaan lapangan sudah kami sampaikan ke Bedel Takengon Barat, semoga bisa segera diperbaiki, agar tidak berdampak lebih luas lagi,” sebut Amat.

Dua rumah yang terkena longsor di Dusun Tiga Takengon Barat ini, rumah Ibu Ponirah dan dan Andi.

“Ketika hujan, air mengalir deras, masuk ke kawasan perumahan kami. Kami juga takut longsor akan kembali terjadi dan masuk ke perumahan kami,” sebut Ponirah, salah seorang korban longsor yang memberi keterangan kepada Kaur Pemerintah.

Selain itu, sebut Amat, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparatur Kuteni Reje, khususnya Aspol, agar dibuat parit (riol), untuk mengarahkan aliran air, sehingga air hujan yang deras tidak merembet kemana-mana.

“Karena pembuatan parit itu nantinya berada dibagian atas, di Aspol, tentunya kita akan berkoordinasi dengan mereka, agar kita tidak terkena dampak air yang mengalir tidak terarah ini, riol untuk ini harus dibuat,” jelas Amat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *