KAMPUNG BARU| Warga Takengon Barat harus berperan aktif dalam menyukseskan imunisasi, karena imunisasi itu penting. Bagi anak anak yang belum diiumunisasi atau tidak mau diimunisasi, datanya agar dicatat.
“Tolong kepada reje kampung melalui bidan desa dan kader posyandu di setiap desa, siapa saja orang tua yang anaknya tidak mau diimunisasi, dicatat namanya serta apa alasanya dan laporkan ke saya,” sebut Bupati Aceh Tengah Haili Yoga .
Pernyataan orang nomor satu di Aceh Tengah ini disampaikanya ketika dilangsungkan pembukaan imunisasi di Kantor Camat Lut Tawar pada ahir April lalu.
Menindak lanjuti arahan Bupati Aceh Tengah, pada Jumat sore, 09/05/2025 kembali dilakukan penyuluhan imunisasi di Takengon Barat yang berlangsung di Menasah Al Hidayah.
Tim dari Kecamatan Lut Tawar turun langsung bertatap muka dan berdialog dengan warga Takengon Barat. Tampak hadir dalam pertemuan itu tim dari Puskesmas Lut Tawar, -Nuraini, S.ST, Bd , Kepala Puskesmas Lut Tawar, Ns. Safrina, S.Kep, Pj. P. Imunisasi, dan Ayu Rosarita, S.Kep, Bd.
Dalam pertemuan itu terungkap, untuk Takengon Barat masih ada 19 orang tua yang anaknya tidak mau diimunisasi dengan berbagai macam alasan.
Turut hadir dalam penyuluhan imunisasi ini, Bedel Takengon Barat Ahmadsyah, ST, MT. Banta, Kaur Ekonomi Pembangun, para Kepala Dusun, 2 dokter, bidan desa, kader posyandu/posbindu serta ibu hamil dan ibu-ibu yang belum mengizinkan anaknya untuk diimunisasi.
Pada pekan imunisasi ahir April lalu, di Kantor Camat Lut Tawar, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan imunisasi dan dengan tegas meminta laporan perkembangan imunisasi dengan mencamtumkan nama dan alasan siapa yang tidak mau diimunisasi.
Pada kesempatan penyuluhan itu, Bedel Takengon Barat, Ahmadsyah, mengajak seluruh masyarakat untuk benar benar berperan aktif menyukseskan imunisasi.
Karena imunisasi itu penting, demi menjaga anak anak agar terhindar dari penyakit. Karena semuanya untuk masa depan kelak, imunisasi itu harus disukseskan. Semoga yang sebelumnya masih belum mengizinkan anaknya diimunisasi, ke depanya sudah melakukan imunisasi.
